Selasa, 23 April 2019

Perkembangan Bahasa Anak Berdasarkan Usia




NAMA : RAHMITA
NIM    : 2017310230
PRODI : PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
Tugas Psikolinguistik
“Analisis Perkembangan Bahasa Anak Berdasarkan Usia”

            Berdasarkan video diatas, dapat dianalisa  perbedaan dan persamaan perkembangan bahasa anak yaitu :
A.    Perbedaan
·        Pada fase prelingual cara berbahasa anak yaitu berupa teriakan sehingga fonem atau huruf yang di utarakan sulit untuk dimengerti pendengar. Anak pada usia ini lebih cenderung kepada bahasa tubuh atau gerakan yang diperlihatkan kepada seseorang melalui ajaran orang-orang terdekatnya sehingga mudah dimengerti kemauan atau keinginan dari si anak. Namun, terkadang pula anak usia ini sudah terbiasa mengucapkan kata-kata yang biasa ia dengarkan setiap harinya seperti pada ponakan saya (Muh. Arka Al-Ghifari) yang terbiasa mengucapkan kata “tata” yang pada kesehariannya ia terbiasa  mendengarkan kata “tetta”. Pemaknaan dari kata “tata” yang diucapkannya sulit untuk dipahami karena terkadang pelampiasan dari kata “tata” tersebut diutarakan ketika ia menangis dan terkadang pula ketika ia hanya sekedar mendengar lalu kemudian menirunya.
·        Pada fase Lingual Dini anak sudah mampu mengembangkan kemampuan pengucapan bunyi dan pemahaman terhadap beberapa hal yang di lihatnya tanpa di beri ajaran oleh orang tua, karena pada fase ini anak sudah mampu mengetahui atau mengenal beberapa jenis benda atau bentuk yang sering dilihatnya. Pengucapan bahasa anak pada fase ini belum lengkap namun sudah mampu mengucapkan beberapa kombinasi huruf seperti pada ponakan saya ( Fadil Afdil Hidayat) yang sudah mampu menyebutkan kata “Dii” (Berarti Fadil atau namanya sendiri) “Pin” (Berarti Upin). Pada fase ini anak masih sukar dalam menyebutkan beberapa huruf seperti huruf  F, R, dan S.
·        Pada fase Diferensasi anak sudah mampu menggabungkan beberapa kata atau membuat suatu kalimat walaupun masih sulit mengucapkan beberapa huruf, seperti pada video tersebut pada kalimat “Pisang goleng ini tanta” yang penyebutan huruf “R” masih sulit di ucapkan dan masih terdapat beberapa kata yang tidak sesuai dengan kata yang sebenarnya atau kata yang terdapat dalam kamus seperti kata “tanta” yang harusnya kata “tante”.

 B. Persamaan
            Selain perbedaan, terdapat pula persamaan yang dapat dilihat dari ke tiga video tersebut yaitu anak dalam perkembangan bahasanya mulai dari fase lingual sampai pada fase diferensasi pengucapan bahasanya belum sempurna dikarenakan terdapat beberapa fonem atau huruf yang masih sulit di ucapkan seperti huruf “R”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar